Demi tidak masuk sekolah, seorang remaja perempuan berusia 14 tahun di Rusia melakukan hal tak wajar. Ia sengaja melukai dirinya sendiri, lalu melumurkan darah ke beberapa bagian tubuhnya.
Dalam video cerita sang ibu, yang dibagikan oleh Mash (19/5), tubuh putrinya mengeluarkan darah, termasuk dari hidung, mata, telinga, dada, uterus, dan bahkan dari pusar. Kondisi ini berlangsung selama 1,5 tahun.
Sang orang tua telah menghabiskan ratusan ribu rubel untuk biaya mengatasi "penyakit" anaknya tersebut. Disebut ambulans sering membawa anak gadisnya ke rumah sakit, untuk jalani pemeriksaan, termasuk USG, endoskopi, hingga kolonoskopi.
Tak cukup, dokter bahkan melakukan pemeriksaan untuk mengecek kemungkinan kanker. Dari berbagai pemeriksaan medis dilakukan, remaja tersebut dinyatakan dalam kondisi sehat. Namun "penyakitnya" tetap muncul.
Orang tua si remaja akhirnya menyadari bahwa "misteri pendarahan" ini terjadi saat jadwal masuk sekolah. Kondisi "pendarahan" anaknya muncul ketika tanggal 1 September dan mereda saat liburan musim panas.
Akhirnya sang orang tua mengetahui bahwa anaknya dengan sengaja melukai dirinya sendiri lalu melumurkan darahnya. Perbuatan nekat ini dilakukan hanya untuk menghindari masuk sekolah. Sejauh ini, remaja itu belum dikeluarkan dari sekolah.
Sang ibu masih tidak percaya bahwa putrinya memalsukan kondisinya ini. Pihak keluarga tetap mengunjugi dokter untuk mencari solusi.
Para ahli medis menduga remaja itu mengalami sindrom Munchausen. Kondisi ini adalah gangguan kesehatan mental berat, di mana seseorang dengan sengaja memalsukan, melebih-lebihkan, atau menimbulkan gejala penyakit pada dirinya sendiri, demi dapatkan perhatian lebih.