Bagaimana paniknya ketika seseorang mendengar pengumuman dirinya telah meninggal?

Rasa panik itu melanda Desa Jambean Wangi, Kecamatan Jatirogo, Tuban, bernama Samuji (65).

Sedang di sawah untuk mencari rumput, tiba-tiba saja dia mendengar suara dari "TOA" atau pengeras suara di masjid yang mengumumkan berita kematian dirinya.

detikJatim melaporkan (22/12), kejadian ini berlangsung pada Kamis (18/12) pagi.

Samuji yang panik pun bergegas pulang untuk memastikan apa yang terjadi.

Warga yang telah penuhi rumah duka pun geger ketika mendapati Samuji pulang ke rumah dalam kondisi sehat walafiat.

Kehebohan terjadi ini ternyata berawal dari perdebatan terkait identitas jenazah.

Iptu Arif Nugroho selaku Kapolsek Jatirogo katakan (21/12) hari itu pihaknya menerima laporan penemuan mayat di sawah.

Ketika di lokasi kejadian, terjadi perdebatan warga terkait identitas jenazah.

Ada yang menyebut jenazah adalah Samuji, ada yang mengatakan itu bukan Samuji.

Warga yang meyakini itu adalah Samuji, bergegas memberikan informasi kepada keluarga Samuji dan mengumumkannya melalui pengeras suara di masjid.

Identitas jenazah akhirnya terkuak setelah kegemparan disebabkan pulangnya Samuji ke rumah.

Jenazah itu kemudian teridentifikasi adalah Pardi, warga desa tetangga yang berjarak 3 km dari lokasi kejadian.

Kesalahan identifikasi ini dikarenakan kemiripan keduanya.

Keluarga Pardi lalu membawa jenazah Pardi menggunakan ambulans.

Iptu Arif Nugroho menyebut keluarga almarhum mengatakan Pardi memiliki riwayat sakit jantung.