Martina Esqueda (Martina Jones) (29) dijatuhi hukuman penjara setidaknya 22 tahun atas kasus penculikan dan 2 dakwaan penyerangan berat terhadap kekasihnya, Austyn McClellan (26). Dia menjadi dalang di balik aksi kriminal dilakukan suami sah dan 4 orang kekasihnya.

Dalam laporan awalnya, 6 orang ditangkap Kepolisian Maumee, Ohio, pada 22 Maret 2025. Dilaporkan 13 Action News (WTVG) pada 25 Maret 2025, mereka adalah Martina Jones (29), Michael Esqueda (28), Aaron Bradshaw (49), Austin Bradshaw (23), David Cessna (26), dan Chance Johnston (27).

Para pelaku dan korban disebut memiliki hubungan asmara dan tinggal satu rumah. Michael Esqueda adalah suami sah dari Martina Jones (Martina Esqueda). Sedangkan lainnya disebut sebagai kekasih atau memiliki hubungan asmara. Mereka juga memiliki anak dari hubungan asmara ini. Hakim dan warganet menyebut hal ini layaknya sebuah sekte.

Sumber: WTVG.

Kasus ini bermula ketika Martina dan Austyn melerai perkelahian anjing pada Maret 2025. Martina alami patah lengan, namun kemudian mengatakan kepada suami dan para kekasihnya bahwa Austyn telah dengan sengaja melukainya.

Suami dan 4 kekasih Martina menyekap Austyn ke motel Red Roof Inn di Maumee pada 14 Maret 2025. Di tempat penyekapan, Austyn disiksa oleh para pria tersebut. Selain dipukuli tanpa alat maupun dengan tongkat baseball hingga alami patah tulang rusuk, dada, serta betis, Austyn tidak diberi makan dan tidak boleh menggunakan kamar mandi.

Korban berhasil diselamatkan setelah ia diizinkan keluar ke SPBU dan minimarket Speedway. Ia meminta bantuan orang asing untuk menghubungi sang ibu terkait apa yang dialaminya. Informasi itu sampai ke ibu Austyn, yang kemudian meminta bantuan Kepolisian Maumee. Hingga akhirnya penyelamatan berhasil dilakukan.

Fakta baru terkuak dalam persidangan. Austyn dalam pengakuannya yang dibacakan dalam persidangan, katakan bahwa suatu hari ia tiba di rumah Martina dan tidak pernah diizinkan untuk pergi. Selama 2 tahun, ia disiksa oleh para penghuni rumah dan tidak diperkenankan berkomunikasi dengan keluarganya.

Austyn mendeskripsikan Martina sebagai wanita yang penuh tipu daya, manipulatif, dan kejam. Ia menyebut Martina senang menyakitinya dan senang menyaksikan para pasangannya menyakiti Austyn. Fakta ini bertentangan dengan informasi awal bahwa semua penghuni rumah termasuk korban memiliki hubungan asmara.

Pengacara Martina mengungkap Martina memiliki masa kecil yang kelam. Martina disebut alami pelecehan seksual sejak berusia 3 bulan oleh ayah tirinya. Di usia 9 tahun, ia tinggal bersama ayahnya, yang kemudian menjadikannya sebagai pelacur demi mendapatkan uang. "Dia tidak mengerti cinta karena tidak pernah merasakannya," ucap sang pengacara.

Alasan tersebut tidak bisa diterima oleh hakim untuk meringankan hukuman Martina. Trauma masa lalu dialami Martina tidak bisa dijadikan pembenar dari perbuatan kriminal telah dilakukan.

Martina dijatuhi hukuman minimal 22 tahun dan maksimal 33 tahun penjara oleh Hakim Lori Olender pada 21 Mei 2026. Sebelumnya, 4 pelaku telah dijatuhi hukuman penjara; Michael Esqueda (16 tahun), Aaron Bradshaw (4,5 tahun), Austin Bradshaw (12 tahun), Chance Johnston (8 tahun). Sedangkan David Cessna masih belum dijatuhi hukuman.