Warga Negara Asing (WNA) asal China bernama Wei Shang alias Amo diamankan Tim Intelijen dan Penindakan Keimigasian di area keberangkatan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin pada hari Senin kemarin sekitar pukul 17.00 WITA (14/9). Ia ditangkap terkait dugaan kasus penombakan penyu di Raja Ampat.
Kasus ini sebelumnya diangkat ke media sosial oleh founder Arborek Dive Shop bernama Githa Anathasia via akun Threads 'githa.ghie' (14/9). Ia mengunggah surat dari Patroli DPL Masyarakat Adat DPL Mansaur Raja Ampat terkait permohonan kepada pihak kepolisian untuk mengambil tindakan hukum terhadap Wei Shang.
Wei Shang diduga telah melakukan spearfishing atau penombakan terhadap penyu di wilayah Piaynemo, Raja Ampat. Penyu tersebut terbunuh dan disantap oleh terduga pelaku. Video penombakan dan foto penyu telah dimasak, diunggah ulang dari Douyin ke Instagram 'dylan_yuchengzeng' (sekarang menjadi 'dylan_little_paprika').
Bukti yang diunggah ulang oleh Yucheng Zeng itu menyebar dan menimbulkan amarah warganet yang lebih besar. Namun ada beberapa warganet Indonesia yang justru mengira Yucheng Zeng adalah pelakunya. Hal ini membuat dirinya mengunggah Instagram Story terkait kesalahpahaman ini.
Sebelumnya beredar rumor bahwa Wei Shang berhasil lepas setelah membayar sejumlah uang jaminan. Wei Shang juga mengunggah video klarifikasi di Douyin (ID 32831516356) bahwa dirinya bukanlah pelaku dalam video yang beredar luas tersebut. Diketahui pula, dirinya adalah instruktur freediving dengan sertifikasi berlaku dari AIDA International.
Kasus ini kini masih ditangani oleh pihak berwenang. Wei Shang akan diterbangkan ke Sorong untuk menjalani proses klarifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.