Video sejumlah orang dinarasikan sebagai anak punk yang menandangi dan merusak gerobak motor penjual cilok, viral di internet. Diketahui peritiwa tersebut terjadi di depan SPBU Tengaran, Semarang, Jawa Tengah, pada 15 September 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.

Peristiwa ini memicu warga untuk menyerang sejumlah kelompok yang dinarasikan sebagai anak punk tersebut. Iptu Budi Prihanto selaku Kapolsek Tengaran, mengungkap kepada detikJateng (15/9), ada 5 anak punk yang dibawa ke puskesmas. Total ada 11 anak punk yang diamankan ke Polsek Tengaran, sebelum akhirnya dibawa ke Polres Semarang.

Mengutip keterangan Budi kepada detikJateng dan Kompas (16/9), kejadian bermula ketika ada motor anak punk yang mogok dan kemudian menepi di lokasi penjual cilok dan bakso. Tukang cilok menegur anak punk dengan dalih membuat takut pembali.

Tak terima ditegur, kemudian terjadilah perselisihan hingga sejumlah anak punk menendangi gerobak motor pedangang cilok. Warga kemudian datang untuk memukuli para anak punk tersebut.

Budi katakan bahwa kejadian ini tidak berlangsung lama karena anggota polisi yang patroli dan TNI langsung melerai dan mengamankan lokasi kejadian. Sang pedagang cilok disebut mengalami luka pukul di wajah.