IDWS, Jumat, 8 Mei 2020 - Gerai McDonald's di pusat perbelanjaan Sarinah Thamrin atau lebih dikenal sebagai McD Sarinah, resmi akan ditutup secara permanen pada Minggu, 10 Mei 2020 pukul 22.05 WIB.
Penutupan gerai restoran cepat saji asal asal Amerika Serikat ini terpaksa dilakukan atas permintaan manajemen Gedung Sarinah melalui surat-surat resmi yang diterima manajemen McDonald's Indonesia pada hari Jumat (1/5/2020).

(Twitter/@McDonalds_ID)
Melansir laporan Kompas.com pada Jumat (8/5/2020), manajemen gedung milik pemerintah itu akan melakukan renovasi dan perubahan strategi bisnis.
"Manajemen Gedung Sarinah akan melakukan renovasi dan akan melakukan perubahan strategi bisnis pada bangunan milik pemerintah tersebut," dikutip dari siaran pers McDonald's Indonesia.
Kabar renovasi Gedung Sarinah Thamrin memang santer terdengar sejak akhir 2019. Kala itu Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan akan menjadikan Sarinah sebagai pusat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Rencananya, peluncuran Sarinah sebagai pusat UMKM dilakukan pada HUT ke-75 RI yang jatuh pada 17 Agustus 2020.
Restoran bersejarah dan penuh kenangan
McDonald's Sarinah Thamrin pertama kali dibuka pada 23 Februari 1991 sekaligus menjadikannya sebagai gerai resmi McDonald's pertama di Indonesia pada saat itu. Sempat meninggalkan Sarinah Thamrin ,ada 2009, McD Sarinah melakukan comeback pada 2011 lewat proses tender. Namun sayang, tahun 2020 benar-benar menjadi tahun terakhir McDonald's bertempat di sana.

Gerai McDonald's Sarinah Thamrin. (Foto: Twitter/@duwiry)
Bisa dibilang, McDonald’s Sarinah Thamrin menjadi tonggak sejarah berdirinya flagship store restoran cepat saji asal Amerika Serikat tersebut di Tanah Air.
"Bagi jutaan konsumen McDonald’s yang pernah singgah di restoran kami tersebut, McDonald’s Sarinah Thamrin adalah kenangan indah yang telah menciptakan jutaan momen berharga dan tak terlupakan," ujar Direktur Marketing Communications Digital dan CBI McDonald's Indonesia, Michael Hartono seperti dikutip dari Kompas.com.
Penutupan pernamen McD Sarinah membawa duka bagi netizen Indonesia, terutama bagi mereka yang telah menyaksikan kejayaan restoran tersebut atau memiliki banyak kenangan di sana.
Pernah dikunjungi Muhammad Ali
Selain sarat akan kenangan, McDonald's Sarinah Thamrin ternyata juga pernah dikunjungi oleh sosok petinju legendaris dunia, Muhammad Ali, pada tahun 1996. Mengutip kumparan, saat itu Ali tengah berada di Indonesia untuk acara kemanusiaan.
Founder dari Global Village Foundation, Yank Barry, menceritakan saat-saat Muhammad Ali mengunjungi gerai McDonald's pertama di Indonesia itu lewat tulisan Jackie Bigford di blognya.

Potret Muhammad Ali (baju kuning) saat mentraktir warga Jakarta di McDonald's Sarinah Thamrin pada tahun 1996. (Foto: Twitter/@pra_dypta)
Kala itu, pada pukul 07.00 WIB, Ali yang merasa lapar kemudian mencari restoran yang tak jauh dari Hotel Hilton. Bersama Barry dan kawan-kawannya, Ali kemudian mampir ke McDonald’s yang menempati salah satu sudut pusat perbelanjaan Sarinah Thamrin itu.
Tak ditemani seorang bodyguard pun, Ali pun langsung dikerumuni orang-orang yang berada di lokasi. Petinju kelahiran Kentucky tersebut kemudian memesan Egg Muffin dan kopi, sembari menawarkan teman-temannya.
Setelah Ali dan teman-temannya memesan makanan mereka, rival berat George Foreman tersebut kemudian mentraktir orang-orang yang berkerumun tadi.
"Ayo sarapan! Saya yang traktir semua," kata Ali, setelah memastikan Barry membawa cukup uang.
Kurang lebih ada 100 orang yang ditraktir Ali kala itu. Namun, ternyata biaya yang harus dikeluarkan dari semuanya adalah 180 dolar, sementara uang yang dibawa Barry hanya 130 dolar. Alhasil, teman dari Ali tersebut harus menarik uang di ATM.
(Stefanus/IDWS)