IDWS, Kamis, 2 Januari 2020 - Pergantian tahun 2019 menuju 2020 diwarnai dengan banjir bandang yang melanda wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek). Tercatat, banjir merendam 41 titik di DKI Jakarta, 54 titik di Kota dan Kabupaen Bekasi, 8 titik di Kota dan Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Banjir yang disebabkan karena hujan lebat yang turun sejak Rabu, 1 Januari 2020 dinihari hingga siang itu menyebabkan warga Jabodetabek merana. Namun ada juga yang memilih untuk menerima dan berusaha menikmati cobaan ini. Seperti memancing hingga menjala ikan misalnya.

 

 

 

 

 

 

Tak hanya ikan saja yang turut menyambangi pemukiman warga, ular juga tak mau ketinggalan. Maka dari itu dihimbau agar masyarakat tetap waspada akan genangan air di sekitarnya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

 

 

 

 

 

Ada juga warga yang serasa memiliki kolam renang pribadi.

 

 

 

 

 

Karena arung jeram di sungai itu sudah terlalu mainstream, arung jeram di ibukota lebih greget!

 

 

 

 

Menurut data Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, korban meninggal dunia akibat banjir di daerah Jabodetabek mencapai sembilan orang.

Sebanyak empat orang tercatat meninggal di Jakarta. Mereka antara lain M Ali (82), warga Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, meninggal karena hipotermia; Siti Hawa (72), Cipinang Melayu, Jaktim, akibat hipotermia.

Agus menyebut lima korban lainnya berasal dari Depok dan Bogor. Mereka adalah Rumsinah (68), warga Jalan Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok, yang meninggal akibat tertimbun tanah longsor.

 

(Stefanus/IDWS)


Sumber: CNNIndonesia.com, Twitter