IDWS.ID

Wedding

Demi Wujudkan Impian Mendiang Kekasihnya, Pria China Ini Menikahi Jenazah Sang Kekasih yang Meninggal Beberapa Hari Sebelumnya Akibat Kanker

24 Oct 2019

IDWS, Kamis, 24 Oktober 2019 - Seorang pria di China menikahi jenazah kekasihnya bertepatan dengan hari di mana jenazah tersebut hendak dikremasi.

Pengantin pria yang bernama Xu Shinan (35), nekad menjalankan upacara pernikahan tersebut demi memenuhi impian kekasihnya yang bernama Yang Liu (34), saat masih hidup: Menikah. Keduanya telah berpasangan selama 12 tahun lamanya sebelum Yang meninggal karena kanker payudara.

 

 

Xu membacakan sumpah pernikahannya kepada jenazah Yang Liu yang didandani dengan gaun pengantin warna putih serta dikelilingi 169 buket mawar merah muda.

Resepsi pernikahan itu diselenggarakan pada Sabtu (19/10) pagi di sebuah tempat kremasi di Dalian, wilayah timur China. Yang sendiri meninggal pada 14 Oktober atau lima hari sebelum resepsi pernikahan tersebut digelar. Ia meninggal setelah bergelut dengan penyakit kanker payudara selama lebih dari lima tahun.

 

Mendiang Yang Liu saat masih hidup

Xu sendiri dilaporkan setia menemani jenazah Yang 24 jam sehari, selama sepekan sejak kematian kekasihnya itu, sesuai dengan kepercayaan setempat yang ditujukan untuk menghormati orang yang meninggal.

"Istriku biasanya mengatakan bahwa tidak ada orang yang boleh menangis jika dia mati. Saya selalu menahan air mata hingga hari pernikahan ini, namun ketika ia (jenazah Yang) dikremasi, saya tak bisa menahannya lagi," ungkap Xu.

 

12 tahun menjalin cinta, pernikahan tertunda karena kanker

Menurut Dalian Evening News, Xu dan Yang merupakan teman sekelas di universitas. Mereka berkenalan lewat internet dan saling jatuh cinta pada Agustus 2007. Keduanya lantas bertunangan dan kemudian sempat mendaftar untuk menikah pada Agustus 2013.

 

Xu Shinan dan Yang Liu telah menjalin kasih 12 tahun lamanya sebelum Yang meninggal dunia pada 14 Oktober lalu

Namun takdir berkata lain ketika tiga bulan kemudian, Yang mulai merasakan rasa sakit di dadanya. Tak lama kemudian, gadis yang saat itu berusia 28 tahun didiagnosis mengidap kanker payudara.

Yang kemudian menjalani rangkaian operasi serta kemoterapi, namun ia tak pernah menangis dan selalu tersenyum, kata Xu. Gadis ceria itu juga mendokumentasikan kehidupannya dalam menjalani penanganan kanker di Weibo (media sosial khusus China) dengan harapan menginspirasi para penderita kanker lainnya.

Di tahun 2017, kondisi Yang mulai membaik sehingga keduanya mulai menabung untuk membeli sebuah apartemen dan menyiapkan pernikahan mereka yang dulu tertunda.

Tragisnya, kanker yang menggerogoti Yang kembali pada tahun 2018, sebelum keduanya menggelar upacara pernikahan. Xu lantas membawa kekasihnya itu mengunjungi berbagai rumah sakit di penjuru China dengan harapan akan kesembuhan Yang.

"Kami berdua berkeliling China, mencari berbagai metode medis dalam perjalanan. Tahun itu adalah tahun yang bahagia," kenang Xu.

Sayangnya kebahagiaan keduanya tak berlangsung lama. Kesehatan Yang menurun pada Mei tahun ini dan ia pun terpaksa opname di sebuah rumah sakit di Dalian. Menurut Xu, pada bulan Juli Yang mengalami rangkaian komplikasi dan tak bisa meninggalkan tempat tidur rumah sakit.

 

 

Pada 6 Oktober, Yang Liu mengalami, sebelum kemudian dinyatakan meninggal sepekan kemudian.

"Ia bahkan tak mengenaliku pada momen-momen terakhirnya dan kami tidak bisa mengucapkan selamat tinggal seperti seharusnya," ungkap Xu dengan hati yang hancur.

 

Kisah cinta yang menyentuh banyak orang

Setelah Yang meninggal, Xu menemukan fakta bahwa sebelum opname di rumah sakit, kekasihnya itu sempat memilih gaun pengantin.

Sehari setelah kematian Yang, Xu mengunjungi sebuah wedding organizer (WO) untuk membeli gaun pengantin sekaligus mengorganisir sebuah upacara pernikahan.

Pemilik WO yang dikunjungi Xu disebutkan sangat tersentuh akan kisah sedih pria itu hingga menawarkan kepada Xu bahwa ia dapat membeli gaun pengantin manapun di tokonya dengan harga hanya 1 yuan (sekitar 2 ribu rupiah).

 

 

Setelah mengucapkan sumpah pernikahan kepada jenazah Yang di hadapan keluarga kedua mempelai, Xu menegaskan bahwa impian Yang Liu untuk menikah telah tercapai, meski terlambat.

"Meski pernikahan hari ini terlambat, pernikahan kami telah mewujudkan impian Yang Liu," kata Xu dengan begitu emosional.

Ia kemudian mengatakan kepada jenazah Yang, "Yang bisa kulakukan sekarang hanyalah mewujudkan mimpimu dan mengenakan gaun pengantin kepada tubuhmu." Xu kemudian langsung menangis setelah mengucapkan kalimat itu.

Kisah Xu dan Yang menyentuh banyak orang di China, di mana para netizen di Weibo memuji dedikasi Xu dalam menemani Yang di saat sakit hingga menjalankan upacara pernikahan dengan jenazah Yang. Mereka menyebut cinta Xu dan Yang sebagai "wujud cinta yang sesungguhnya".

 

(Stefanus/IDWS)


Sumber: Daily Mail

Share    

IDWS Promo