IDWS.ID

Bola Internasional

Demo Suporter Tuntut Mundurnya Keluarga Glazer Paksa Laga Manchester United Kontra Liverpool Ditunda

03 May 2021

Laga Liga Primer Inggris antara Machester United melawan Liverpool yang sejatinya digelar pada 3 Mei 2021 WIB, terpaksa ditunda karena para pendukung Setan Merah menyerbu hingga masuk ke dalam lapangan.

IDWS, Senin, 3 Mei 2021 - Manchester United adalah satu dari 12 klub yang pada awalnya ikut serta dalam dibentuknya kompetisi tandingan dari Liga Champions Eropa (UCL), yakni European Super League (ESL) bersama 5 klub Inggris lainnya. Meski kemudian rencana pembentukan ESL itu gagal setelah tekanan dari berbagai pihak termasuk Pemerintah Inggris lewat Perdana Menteri Boris Johnson.

Meski begitu keikutsertaan Man Utd ke ESL — terutama dengan sang pemilik Joel Glazer menjabat sebagai vice chairman ESL — membuat kemarah suporter Setan Merah yang selama ini sudah jengah dengan keluarga Glazer, akhirnya meledak.

 

Suporter Setan Merah membawa spanduk yang menyerukan keluarga Glazer keluar dari Manchester United. (Foto: Barrington Coombs/PA)

Ratusan pendukung Man Utd memaksa masuk ke Stadion Old Trafford, kandang tim kesayangan mereka, dengan membawa berbagai spanduk yang kurang lebih menuntut keluarga Glazer pergi dari klub. Para suporter bahkan masuk ke lapangan dan memaksa laga ditunda hingga waktu yang belum ditentukan pada pukul 16.30 waktu Inggris.

Pukul 17.35 waktu setempat, pihak EPL akhirnya memutuskan laga ditunda karena keamanan dari semua individu di Old Trafford dianggap sebagai prioritas utama, dan mengingat pandemi COVID-19 yang masih menghantui Inggris, maka laga antara Setan merah melawan rival mereka Liverpool itu terpaksa ditunda.

 

Suporter Setan Merah menyalakan kembang api di luar stadion Old Trafford. (Foto: Barrington Coombs/PA)

"Seiring dengan diskusi bersama kepolisian, EPL, Dewan Trafford, dan klub-klub (anggota EPL), pertandingan kami melawan Liverpool ditunda karena faktor keselamatan dan mempertimbangkan keamanan terkait protes hari ini," tulis pihak Man Utd seperti dikutip dari Yahoo.com.

"Kami mengerti dan menghormati kekuatan dari perasaan namun mengutuk segala bentuk kekerasan, kerusakan kriminal, dan masuk tanpa izin, terutama terkait pelanggaran akan [protokol kesehatan] COVID-19."

Lebih jauh lagi, pihak Man Utd akan berdiskusi dengan para klub Liga Inggris dan EPL untuk menjadwal ulang pertandingan secara keseluruhan.

 

Suporter Setan Merah masuk ke stadion utamanya lewat Lorong Munich. (Foto: Barrington Coombs/PA)

Selain itu, pihak Man Utd juga berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah memberi dukungan dan bantuan terkait keamanan di stadion serta penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus suporter masuk ke stadion secara paksa ini.

Liverpool — yang juga termasuk dari 6 klub EPL yang sempat ingin bergabung dengan ESL — menyetujui ditundanya laga melawan Setan Merah pada Minggu (2/5/2021) waktu Inggris itu.

 

Ratusan suporter Man Utd memasuki lapangan dan membuat laga Setan merah melawan rival Liverpool pada Minggu (2/5/2021) waktu Inggris ditunda. (Facebook/Bleacher Report Football)

 

Kronologi kejadian

Para penggemar Man Utd berkumpul di halaman depan Old Trafford kurang lebih satu jam sebelum laga dimulai. Kemudian ada kelompok suporter Man Utd lainnya yang bergerak menuju ke Hotel Lowry, hotel tempat para pemain Man Utd menginap.

 

Terjadi bentrokan antara para pendukung Man Utd dengan pihak Kepolisian Greater Manchester. (Getty Images)

Saat protes benar-benar dimulai pukukl 02.00 siang waktu Inggris, jumlah suporter telah mencapai ribuan orang, di mana dua kembang api juga turut dinyalakan seiring dengan para suporter memasuki Lorong Munich. Terlihat juga asap berwarna merah, hijau kuning menyelimuti udara.

Pagar-pagar merah di stand timur tidak bisa menahan para suporter Man Utd, dan para steward lapangan juga tidak kuasa membendung mereka.

Video-video di mana ratusan suporter berhasil masuk ke Stadion Old Trafford, bahkan hingga turun ke lapangan, beredar di internet. Mereka membawa spanduk-spanduk dengan beragam ukuran, bahkan seorang suporter terlihat melempar tripod dari zona interview di dalam stadion.

 

Ratusan suporter Man Utd memasuki lapangan dan membuat laga Setan merah melawan rival Liverpool pada Minggu (2/5/2021) waktu Inggris ditunda. (Facebook/Bleacher Report Football)

Polisi dan para steward telah berusaha mengusir para suporter dari lapangan karena menurut regulasi EPL, suporter memang dilarang masuk ke lapangan karena pandemi COVID-19. Namun karena kalah jumlah, para polisi dan steward tidak bisa berbuat banyak.

Sebagian suporter kemudian mulai meninggalkan kompleks stadion kurang lebih pada pukul 02.30 siang waktu setempat dengan melompat ke jalur-jalur kanal di sekitar stadion atau berlari melalui gerbang utama.

 

Ratusan suporter Man Utd memasuki lapangan dan membuat laga Setan merah melawan rival Liverpool pada Minggu (2/5/2021) waktu Inggris ditunda. (Facebook/Bleacher Report Football)

 

Konflik dengan polisi

Menurut pengakuan Kepolisian Greater Manchester (GMP) melansir BBC.com, "kembang api dinyalakan dan botol-botol dilemparkan ke arah petugas kepolisian. Mereka [suporter] yang berada di dalam stadion [Old Traffprd] telah diusir oleh para petugas namun di luar stadion, di halaman depan, bentrokan mulai terjadi di mana botol dan pagar pembatas dilemparkan ke para petugas dan kuda-kuda."

 

Terjadi bentrokan antara para pendukung Man Utd dengan pihak Kepolisian Greater Manchester. (Getty Images)

"Dua petugas mengalami cedera di mana satu petugas diserang dengan botol dan mengalami luka sayatan signifikan di wajahnya sehingga membutuhkan perawatan darurat dari rumah sakit," ungkap GMP.

 

(Stefanus/IDWS)

 

Share    

IDWS Promo