IDWS.ID

Berita Internasional

Wanita Malaysia Jadi Korban Penipuan Oppa-oppa Korea Palsu yang Dikenalnya di Medsos

23 Mar 2022

Seorang wanita paruh baya yang tinggal di Penang, Malaysia, jadi korban penipu yang mengaku sebagai seorang oppa-oppa Korea dan bersedia merawatnya di hari tuanya.

IDWS, Rabu, 23 Maret 2022 - Rupanya, pria itu adalah bagian dari sindikat penipuan cinta. Sayangnya, wanita itu terlanjur percaya dan telah mengirim uang mencapai 3,9 juta ringgit atau sekitar 13,2 juta rupiah.

Melansir laporan Astro Awani, wanita berusia 63 tahun tersebut berkenalan dengan si penipu di Instagram, di mana penipu itu mengaku sebagai pria asal Korea Selatan (Korsel) yang bekerja di sebuah kilang minyak. Total, korban telah berkenalan dengan penipu itu selama empat bulan lamanya dan sama sekali belum pernah menemui pria itu di dunia nyata.

Menurut Kepala Kepolisian Penang, Datuk Mohd Shuhaily Mohd Zain, korban telah menjalin hubungan asmara online dengan penipu itu sebelum kemudian mulai merasa curiga dari foto diri si penipu. Saat tengah berselancar di dunia maya, korban menemukan foto yang sangat mirip dengan foto si penipu namun berbeda wajahnya saja.

 

(Astro Awani)

Korban pada akhirnya melaporkan ke Kepolisian Penang pada 17 Maret 2022 setelah menyadari dirinya tertipu.

"Ini adalah gambar yang digunakan, gambar lelaki muda, single, handsome, dan punya kerjaya stabil tetapi apabila kita semak, gambar tersebut adalah gambar yang telah disunting. Ia mungkin dari gambar lain. Maka, inilah modus operandi yang digunakan oleh penjenayah dalam hal menipu dan sebagainya," kata Zain sembari memperlihatkan foto penipu dan foto lain yang menyerupainya, seperti dilkutip dari Astro Awani.

 

Kepala Kepolisian Penang menunjukkan foto pelaku penipuan terhadap seorang wanita paruh baya dan juga foto lain yang diduga merupakan sumber asli dari foto editan pelaku. (Astro Awani)

"Dia (penipu) telah melakukan 184 kali pemindahan uang dalam berbagai jumlah menggunakan 18 akun bank. Kami menemukan bahwa transfer uang paling kecil adalah 9.000 ringgir dan tertinggi adalah 50.000 ringgit," tambah Zain.

"Saya yakin bahwa pelaku paham akan rasio threshold (limit penarikan) bank melihat bagaimana mereka menarik uang dalam jumlah kecil," jelasnya.

Zain kemudian meminta kepada publik agar lebih berhati-hati akan janji-janji dari orang tak dikenal, terutama di internet.

 

(stefanus/IDWS)


Sumber: Astro Awani

Share    

IDWS Promo