Aki yang digunakan di perangkat pemantauan Gunung Anak Krakatau dikabarkan hilang dicuri. Penemuan ini didapati ketika tim Pos Pantau Gunung Anak Kraktau Lampung Selatan lakukan pengecekan dan perbaikan alat, termasuk CCTV yang tidak berfungsi.
Suwarno selaku Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, katakan kepada detikSumbangsel (27/9) bahwa informasi tersebut benar adanya.
Terkait waktu hilangnya aki dan pelaku pencurian, saat ini belum diketahui. Suwarno perkirakan aki dicuri setelah terjadinya erupsi Gunung Anak Krakatau.
Saat ini Suwarno belum mendapatkan data pasti jumlah aki yang hilang. Ia menyebut ada informasi terkait pengecekan dan perbaikan di 8 titik pemantauan. Namun belum diketahui apakah aki di seluruh titik tersebut hilang atau sebagian saja.
Susahnya sinyal disebut Suwarno menjadi kendala komunikasi dengan tim lapangan yang melakukan pengecekan dan perbaikan. Ia katakan akan ungkap ke publik terkait jumlah aki yang hilang, jika telah dapatkan kepastian informasi dari tim.