Warganet China dihebohkan dengan aksi seks publik yang terjadi di Jiefang Xi Lu (Jiefang West Street), Changsa, Hunan, China, pada 15 Maret 2026 dini hari. Pembahasan paling kencang adalah terkait gender perempuan dalam kejadian viral tersebut. Beberapa mengatakan perempuan itu adalah transpuan. Biro Keamanan Publik Kota Changsa Distrik Tianxin akhirnya mengeluarkan pernyataan bahwa keduanya adalah lelaki dan perempuan (16/3).
Berdasarkan informasi resmi disampaikan, perempuan dalam kejadian viral itu diidentifikasi sebagai Tang (35). Sedangkan sang lelaki diidentifikasi sebagai Zhang (36). Keduanya ditangkap pihak berwajib, setelah diterimanya laporan dari publik pada sekitar pukul 02:28 CST. Mereka disebut telah melakukan aksi yang diduga melanggar hukum di depan restoran hotpot di bawah juridiksi Distrik Tianxin.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan rekaman perlihatkan perempuan (Tang) berpakaian seksi bergaya BDSM di area dengan kehidupan malam tersebut. Ia terekam dikerumuni banyak orang ketika sedang menari. Video terpisah menunjukkan perempuan itu berbincang dengan seorang lelaki (Zhang) di lokasi lain. Dikatakan penis pria tersebut sangat kecil. Setelah terjadi perbincangan, Tang melakukan seks oral kepada Zhang. Kejadian itu pun direkam dan disiarkan langsung oleh orang-orang yang berada di lokasi kejadian.
Warganet membagikan unggahan bahwa Zhang pernah berprofesi sebagai pengajar. Kepolisian mengungkap bahwa kedua pelaku bukanlah selebriti atau tokoh publik. Informasi detail terkait keduanya saat ini tidak bisa dipublikasikan. Kasus terkait dugaan memicu kegaduhan dan membuat masalah di tempat umum dianggap sebagai tindakan melawan hukum yang serius di China. Pihak berwajib masih melakukan pendalaman lebih lanjut dari kasus ini.