IDWS.ID

Celebrity Snapshot

Laksi Diamuk ARMY Indonesia Karena Tuduh Iklan BTS Tokopedia Sebagai Konten LGBT

10 Jan 2020

IDWS, Jumat, 10 Januari 2020 - Para penggemar boyband Korea Selatan Bangtan Boys alias BTS, ARMY memprotes keras tuduhan sebuah lembaga yang menyebut iklan Tokopedia yang menampilkan boyband itu mengandung unsur kampanye Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender alias LGBT.

Sebelumnya sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (Laksi) menuduh iklan BTS di salah satu e-commerce asal Indonesia itu mengarah kepada kampanye LGBT.

Namun Laksi tak menyebut konten apa dalam iklan tersebut yang mengandung unsur LGBT.

 

Boyband ternama asal Korea Selatan, BTS. (Foto: Tokopedia)

Laksi kemudian meminta kepada Tokopedia dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mencabut iklan yang biasanya disiarkan di berbagai media itu, mulai dari televisi hingga bioskop.

Atas tuduhan tersebut, para penggemar BTS alias ARMY kemudian menyerbu Laksi dan melaporkan lembaga tersebut kepada agensi sang boyband, Big Hit. Mereka pun sempat membuat "Laksi" menjadi tren di media sosial.

"Pada dasarnya mereka (Laksi) ingin menghentikan iklan Tokopedia karena menduga memiliki unsur LGBT dan tidak baik untuk anak-anak bangsa. ARMY tolong bantu kita untuk melaporkan ini ke Big Hit dengan alasan fitnah," kata akun busanstaellar.

 

 

 

 

 

 

BTS direkrut oleh Tokopedia sejak Oktober 2019 dan mengisi sejumlah iklan yang kemudian sering diputar di bioskop jelang pemutaran film. Dalam sejumlah iklan tersebut, BTS tampil mempromosikan e-commerce itu dilengkapi dengan canda tawa keakraban para member.

"Perjalanan dan visi BTS, bersama dengan pesan-pesan yang secara konsisten mereka sampaikan, yaitu kerja keras untuk mewujudkan mimpi, anti-perundungan dan pesan positif lainnya, selaras dengan semangat Tokopedia," kata Nuraini Razak, VP of Corporate Communications, Tokopedia.

"Kami juga sangat mengapresiasi komitmen kuat mereka dalam melakukan inovasi sehingga BTS adalah mitra yang tepat untuk menyampaikan pesan Tokopedia kepada seluruh dunia," lanjutnya.

Laksi sendiri merupakan LSM yang didirikan oleh para senior advokat pada 1995 di Jakarta, dan mengklaim telah memiliki perwakilan di sebagian provinsi di Indonesia.

"Banyak artikel dan pemberitaan terkait perilaku boyband Korea yang tidak sesuai dengan norma dan perilaku kehidupan bangsa Indonesia yg mayoritas muslim," jelas Koordinator Aksi LAKSI Zoel Nasution.saat dihubungi, Jumat (10/1).

Nama Laksi pernah terekspos pada 2015, disebut menerima aliran duit korupsi ESDM. Laksi termasuk dalam tujuh organisasi massa dan LSM yang disebut menerima duit korupsi yang didakwakan kepada mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Waryono Karno.

 

Sumber: CNNIndonesia.com

Share    

IDWS Promo