IDWS.ID

Wedding

Tiga Pernikahan Unik di Lombok yang Jadi Viral di Jagat Maya

25 Jun 2020

IDWS, Kamis, 25 Juni 2020 - Pernikahan adalah salah satu momen paling dinanti bagi mayoritas masyarakat Indonesia, di mana pada hari itu seseorang resmi berpasangan secara sah dengan belahan jiwanya untuk mengarungi bahtera rumah tangga.

Akan tetapi namanya hidup, tidak selalu sesuai dengan harapan atau ekspektasi manusia. Bahkan ada kisah-kisah pernikahan yang terbilang unik hingga patut untuk diceritakan.

Warganet di Indonesia akhir-akhir ini dikejutkan oleh beberapa pernikahan yang terbilang 'lain daripada yang lain', dan semuanya terjadi di Lombok. Seperti apa memangnya hingga disebut demikian?

 

Pengantin wanita ternyata pria

Pada 7 Juni lalu, warga setempat digemparkan oleh pesta pernikahan pria berinisial Muh (31) dengan warga Desa Gelogir, Lombok Barat, dengan pengantin wanitanya berisial Mit (25). Belakangan diketahui Mit ternyata adalah seorang pria.

Kecurigaan Muh bermula ketika pada malam pertama, Mit enggan diajak berhubungan badan dengan alasan yang tidak jelas.

 

Terduga pelaku Mit (berjaket merah) pengantin perempuan yang belakangan diketahui seorang laki-laki saat diperiksa Reskrimum Polres Lombok Barat(KOMPAS.COM/IDHAM KHALID)

"Saat malam pertama korban (Muh) minta untuk melakukan hubungan, tetapi ditolak oleh pelaku (Mit)," kata Kepala Sub-Bagian Humas Polres Lombok Barat Iptu Ketut Sandiarsa, Minggu (7/6/2020), seperti dikutip dari Kompas.com.

Pasangan Muh dan Mit diketahui berkenalan lewat media sosial. Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan fakta bahwa Mit sebenarnya adalah seorang laki-laki dengan nama asli berinisial S. Merasa ditipu dan dirugikan, Muh melaporkan S alias Mit dengan dugaan penipuan ke Polres Lombok Barat.

Jaksa Pengacara Negara (JPN) berupaya mengajukan gugatan untuk membatalkan pernikahan itu ke pengadilan agama.

 

Nikahi 2 wanita sekaligus sampai dituduh pakai jampi-jampi

Berbeda dengan Muh, nasib dari Saeful Bahri (28) yang juga berasal dari Lombok Barat, tepatnya Dusun Bakon Dasan, Desa Lembar.

Pria dengan profesi serabutan ini membuat heboh warga Lombok Barat setelah menikahi dua wanita berbeda dalam sehari. Dua wanita itu masing-masing bernama Hariani (23) dan Mustiawati (23), yang berasal dari kampung yang sama dengan Saeful.

 

Acara akad nikah Saeful dengan dua istrinya(Dok Rata Warga Setempat)

Yang lebih mencengangkan lagi, Saeful mengaku hanya memacari kedua wanita itu selama 2 bulan sebelum keduanya sama-sama mau dinikahi. Selama pacaran, Saeful mengaku mengaku terbuka akan hubungannya dengan satu sama lain dan sama-sama mencintai keduanya.

Pernikahan ketiga insan unik ini dirayakan dengan resepsi sederhana pada Sabtu (20/6/2020) di manna Saeful memberi mas kawin sebesar Rp 2 juta kepada masing-masing istrinya.

Namun, Saeful juga mendapatkan cibiran dari masyarakat sekitar. Beberapa warga menuduh Saeful menggunakan jampi. “Banyak tetangga yang bilang karena mendapatkan istri dua, saya dibilang pakai jampi-jampi, padahal saya murni karena cinta,” kata Saeful seperti dikutip dari Kompas.com.

Para tetangga juga tak percaya dengan kemampuan Saeful menafkahi dua istrinya. Sebab, Saeful bekerja serabutan. Meski begitu, pria ini tetap optimistis bisa menafkahi dan membahagiakan kedua istrinya. Ia berjanji akan giat bekerja untuk membiayai rumah tangganya.

 

Untung, pria disabilitas yang beruntung nikahi Dewi

Kabar pernikahan lainnya datang dari Untung Jayadi (19), warga Desa Bun Kate, Lombok Tengah, NTB. Seperti namanya Untung, dia beruntung dapat mempersunting pujaan hatinya, Silna Dewi (18).

Kendati demikian, bagi Untung hal itu tidak menghalanginya untuk mencari wanita idaman seperti orang normal pada umumnya. Pada Selasa (23/6/2020), Untung mempersunting Dewi, wanita asal Desa Presak, Lombok Tengah dengan maskawin 3 gram emas dan uang Rp 2 juta.

 

Suasana Resepsi pernikahan Untung dan Dewi(KOMPAS.COM/IDHAM KHALID)

Kisah mereka bermula dari media sosial. Saat itu Untung kerap menjadi sorotan dengan keterbatasan fisik sehingga banyak orang yang mengunggah videonya di YouTube dan FB. Suatu ketika Untung menerima pesan FB dari Dewi.

“Awal mulanya dari video di FB, kemudian kita chating-chatingan. Dia (Dewi) minta kenalan kemudain minta nomor telepon dan kita jadian,” kata Untung ditemui Kompas.com usai resepsi. Untung selalu yakin bahwa jodoh tak ke mana. Hanya empat hari jadian setelah kenal di FB, dirinya langsung mengajak Dewi menikah.

 

(Stefanus/IDWS)


Sumber: Kompas.com

Share    

IDWS Promo