IDWS.ID

Bisnis

Jack Ma Pensiun Sebagai Executive Chairman Alibaba

11 Sep 2019

IDWS, Rabu, 11 September 2019 - Jack Ma mengundurkan diri secara formal dari Alibaba pada Selasa (10/9/2019). Alibaba merupakan raksasa e-commerce China yang ia dirikan bersama teman-temannya dan membuat Ma menjadi salah satu orang terkaya di dunia pada saat ini.

Di atas kertas, CEO Alibaba Daniel Zhang akan menggantikan Ma sebagai presiden eksekutif, sedangkan Ma sendiri ingin mendedikasikan dirinya untuk berderma terutama bagi pendidikan di daerah pelosok.

"Saya tak akan berhenti melakukan sesuatu, Alibaba hanyalah salah satu dari mimpi saya, saya masih muda," ungkap Ma dalam sebuah event wirausaha wanita pada akhir Agustus lalu.

Pada Selasa malam kemarin, Alibaba merayakan pensiunnya Jack Ma yang kebetulan bertepatan dengan ulang tahun Ma yang ke-55 sekaligus ulang tahun Alibaba ke-20. Acara itu digelar di Stadion Olympic di Hangzhou, lokasi dari markas pusat Alibaba serta diikuti oleh 80.000 karyawan Alibaba. Parade kostum, musik dan sandiwara panggung mewarnai acara tersebut.

 

Jack Ma, pendiri dari Alibaba Group, dalam sebuah upacara pemberian penghargaan kepada guru-guru di pelosok di Sanya, Provinsi Hainan, China. (Reuters)

Meski begitu, sepertinya Jack Ma tidak akan pergi terlalu jauh dari Alibaba karena ia masih punya pengaruh besar pada perusahaan tersebut. Ia merupakan anggota seumur hidup dari Alibaba Partnership, sebuah kelompok yang berisi segelintir karyawan Alibaba dengan pengaruh besar terhadap direksi dan kepemimpinan perusahaan.

Partnership tersebut juga memegang lisensi-lisensi penting yang dibutuhkan Alibaba untuk menjalankan bisnis di daratan utama China. Meski Alibaba melantai di bursa saham New York dan sahamnya dipegang oleh investor global, Beijing (pemerintah China) mengharuskan agar warga negara China lah yang mengendalikan lisensi-lisensi tersebut.

Mungkin Jack Ma masih akan mengendalikan perusahaan induk dari Alipay — perusahaan pembayaran online di berbagai pasar digital Alibaba. Alipay bersaing ketat dengan WeChat yang dimiliki oleh Tencent Holdings dan memberi Ma perlawanan sengit.

"Selama Jack Ma masih menjadi anggota seumur hidup dari [Alibaba] Partnership, maka ia masih akan menguasai kerajaan Alibaba," sebut Fang Xingdong, seorang veteran internet China dan kritikus Alibaba.

 

(Stefanus/IDWS)


Sumber: New York Times

Share    

IDWS Promo