Proses verifikasi Indonesia Game Rating System (IGRS) ditunda sementara secara keseluruhan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Saat ini Komdigi tengah lakukan investigasi dan evaluasi terhadap sistem IGRS.
Dilaporkan Kompas (17/4), Sonny Hendra Sudaryana selaku Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi katakan bahwa evaluasi ini termasuk aspek teknis dan tata kelola organisasi. Tim khusus juga telah dibentuk untuk mengusut dugaan kebocoran materi gim.
Komdigi mengaku menerima banyak masukan dari asosiasi, pelaku industri, serta masyarakat, guna memastikan kebijakan yang dibuat tidak hanya kuat secara konsep, namun juga implementatif di lapangan.
Berapa lama proses investigasi ini dilakukan, belum diungkap secara pasti oleh Komdigi. Namum Sonny menjanjikan akan mengungkap perkembangannya secara berkala kepada publik, hingga verifikasi IGRS kembali diterapkan.
Melansir dari detikInet (17/4), Sonny katakan video gim yang bisa dimainkan di Indonesia saat ini, akan tetap bisa dimainkan meskipun tanpa rating IGRS. Ia menegaskan tidak ada pemblokiran video gim sejak awal, karena mekanisme pemblokiran dan rating gim itu berbeda.