Pemilik Djarum, Michael Bambang Hartono (86), dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, 19 Maret 2026 di Singapura sekitar pukul 13:15 waktu setempat. Kabar duka pria kelahiran Kudus ini dikonfirmasi oleh Budi Darmawan selaku Corporate Communication Manager PT Djarum (19/3).

Pemilik nama lain Oei Hwie Siang ini mulai dikenal setelah ia dan adiknya, Robert Budi Hartono, meneruskan bisnis Djarum setelah meninggalnya ayah mereka pada tahun 1963. Berkat kegigihan mereka, Hartono Bersaudara bisa melebarkan sayap penjualan Djarum hingga ke luar negeri. Pada tahun 2022, Hartono bersaudara adalah orang terkaya di Indonesia menurut versi Forbes. Kekayaan ditaksir adalah Rp 758,9 triliun.

Selain berbisnis rokok, Hartono bersaudara juga merambah sektor lain, termasuk mendirikan perusahaan elektronik Polytron pada tahun 1975, perbankan dengan membeli sebagian besar saham BCA (kini 54,94%) pasca momen krisis ekonomi 1998, membeli klub sepak bola Como di Italia, dan berbagai sektor lainnya.

Di luar bisnis, Michael Bambang Hartono sendiri juga adalah atlet dan pembina Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI). Ia disebut sebagai salah satu sosok penting yang berperan meyakinkan Olympic Council of Asia (OCA) untuk pertandingkan bridge di Asian Games 2018. Di ajang tersebut, Michael Bambang Hartono raih perunggu di nomor Supermixed Team di saat berusia 78 tahun.