Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 menarik simpati rakyat Indonesia, tak terkecuali Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga turut menyampaikan duka mendalam terhadap awak kapal selam yang gugur.

IDWS, Senin, 26 April 2021 - Yaqut pun mengimbau umat beragama di Indonesia untuk mendoakan 53 awak KRI Nanggala-402 yang telah dipastikan gugur pada Minggu (25/4/2021) kemarin.

"Duka mendalam bagi bangsa, seluruh awak KRI Nanggala-402 dinyatakan telah gugur dalam menjalankan tugasnya, Saya mengajak dan mengimbau seluruh umat beragama untuk meluangkan waktu, mendoakan yang terbaik untuk awak KRI Nanggala-402," kata Yaqut melalui keterangan tertulis, Minggu (25/4/2021), seperti dikutip dari Kompas.com.

Yaqut khususnya juga mengajak umat Islam untuk menggelar shalat gaib dengan harapan semua awak KRI Nanggala-402 yang telah gugur mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

Yaqut juga berharap keluarga awak kapal yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

 

Kapal selam KRI Nanggala-402 yang telah dinyatakan tenggelam pada Sabtu (24/4/2021). (CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO)

Kapal selam KRI Nanggala-402 yang dibuat di Jerman pada 1979 dan masuk ke jajaran alutsista TNI pada 1981 itu dilaporkan hilang saat menjalani gladi resik latihan penembakan torpedo pada Rabu (21/4/2021) dini hari. keesokan harinya, seiring dengan tenggat waktu 72 jam perkiraan cadangan oksigen KRI Nanggala telah habis, kapal selam itu dinyatakan tenggelam.

Baru pada Minggu (25/4/2021), lokasi tenggelamnya KRI Nanggala-402 berhasil ditemukan lewat teknologi pencitraan bawah air, dan dikonfirmasi bahwa seluruh awaknya meninggal dunia.

Selamat berpatroli selamanya, KRI Nanggala-402 beserta seluruh krunya!

 

(stefanus/IDWS)