Mencari solusi untuk mengatasi serangan seringala terhadap hewan ternak, Rudolf Schaubach (72) melakukan riset selama 3 tahun untuk menciptakan zirah rantai untuk mengatasinya. Diketahui serangan serigala terhadap ternak bertumbuh pesat di Austria.
Melansir dari NDR (4/6) via Oddity Central (22/6), prototipe yang pertama kali diujikan pada seekor domba adalah jaring dari plastik sepanjang 1,5 meter, memiliki berat sekitar 2-3 kilogram, dan miliki "duri tajam".
Peternak dari Villach, Austria, itu menyebut bahwa seringala adalah hewan yang pintar. Hal itu membuatnya yakin jika ada serigala yang menyerang, serigala itu tidak akan menyerang kedua kalinya karena sakit terkena duri tajam dari zirah yang melindungi domba.
Saat ini belum ada serigala yang menyerang seekor domba yang telah beberapa hari diuji memakai zirah buatan Rudolf Schaubach. Namun ia mengeklaim bahwa domba tersebut bisa beraktivitas dengan normal.
Meski dimaksudkan untuk kebaikan, penemuan Rudolf Schaubach ini dapatkan berbagai kritik. Zirah dipakai domba dianggap tak masuk akal karena serigala bisa menyerang bagian tak tertutup zirah, termasuk kepala dan kaki domba.
Dieter Ruhnke dari Asosiasi Kesejahteraan Hewan Sachhsen Hilir menyambut skeptis penemuan ini. Menurutnya, permasalahan sebenarnya bukan dari solusi teknis, melainkan peternak yang tidak melindungi ternaknya dengan baik. Ia khawatir zirah tersebut akan menggangu kebebasan bergerak para ternak.
Rudolf Schaubach telah menghentikan percobaannya di Austria karena dapatkan berbagai kritik dan penolakan. Namun kini ia berencana melakukan uji coba di luar Austria, di mana zirah ciptaannya bisa diujikan dalam kondisi sebenarnya (menghadapi serigala).