Gunung Dukuno di Halmahera Utara, Maluku Utara, alami erupsi pada Jumat, 8 Mei 2026 sekitar pukul 07:41 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut tinggi kolom letusan teramati sekitar 10 ribu meter di atas puncak.

AKBP Erlichson Pasaribu selaku Kapolres Halmahera Utara, katakan kepada Kompas TV (8/5), bahwa ada pendaki sejumlah 20 orang yang terjebak. 9 diantaranya adalah warga negara asing (WNA).

Disebut oleh Erlichson, para pendaki tersebut sebenarnya sudah tahu bahwa ini adalah kondisi yang dilarang semenjak Gunung Dukono berstatus Level II (Waspada). Namun mereka nekat melakukan pendakian.

Dalam sambungan telewicara langsung dengan Indonesia Update Kompas TV sekitar pukyul 15:17 WIB, Iwan Ramdani selaku Kepala Kantor SAR Ternate Maluku Utara katakan, untuk saat ini telah ada 14 pendaki yang telah dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan. 7 adalah WN Singapura, 7 lainnya WNI.

Tim Sar Gabungan masih lakukan proses evakuasi. Masih ada 2 orang berstatus dalam pencarian. Posisi kedua pendaki tersebut diperkirakan dekat dengan bibir kawah.

Terkait 3 pendaki yang sebelumnya disebut meninggal dunia, Iwan Ramdani menyebut pihaknya saat ini belum menemukan keberadaan ketiganya dan belum bisa menyatakan mereka telah meninggal dunia.