Tsuburaya Productions resmi merilis teaser trailer serial Ultraman Teo pada 17 April 2026. Ultraman terbaru yang merupakan bagian dari perayaan 60 tahun Ultraman Series ini dijadwalkan akan mulai tayang di jejaring TV Tokyo pada Sabtu, 4 Juli 2026 pukul 09:00 JST dan secara serentak di seluruh dunia dalam berbagai bahasa. Menariknya, tak lama kemudian, RTV juga umumkan bahwa Ultraman Teo akan tayang di Indonesia.
Ultraman Teo adalah serial Ultraman ke-36 yang diciptakan oleh Tsuburaya Productions. Serial ini menceritakan tentang raksasa biru sebatang kara yang yang kehilangan planetnya, Planet H12 (dibaca "H-One-Two"). Planet yang menyerupai bumi itu tiba-tiba saja diserang oleh kaiju ruang angkasa dari planet lain.
Alien sebatang kara bernama Teo itu melarikan diri ke Bumi dan tumbuh menjadi Ultraman. Form manusia Teo adalah mahasiswa tahun ketiga di Kedokteran Hewan Universitas Meishin yang bernama Ibuki Mitsuishi. Karakter ini diperankan oleh aktor pendatang baru, Aoi Iwasaki.
Meski kesulitan memahami pola pikir manusia Bumi, Teo menemukan kedamaian berkomunikasi dengan hewan yang ia cintai. Namun kedamaian itu terganggu ketika kaiju yang dulu menyerang Planet H12 tiba-tiba muncul di Bumi. Ketika keinginan kuatnya untuk melindungi Bumi mengalahkan rasa takutnya, cahaya cemerlang mengubah Ibuki menjadi raksasa cahaya biru
Alat transformasi Teo bernama 'Teo Crystar', mewadahi mineral berharga yang dianugerahkan sejak lahir kepada mahkluk asli Planet H12. Cahaya yang dipancarkan mineral itu memungkinkan Teo berubah menjadi raksasa biru. Bagi Ibuki, ini adalah benda berharga bak jimat pelindung.
Desain karakter Ultraman Teo diciptakan oleh Masayuki Gotoh. Memiliki desain tinggi 45 meter dan berat 36 ribu ton, jurus utama Teo dinamakan 'Teocium Beam'.
Naskah serial ditangani oleh Shigenori Tanabe. Dipimpin oleh sutradara Takashi Ninomiya, kursi penyutradaraan tokusatsu didapuk oleh Takanori Tsujimoto.
RTV menjadi saluran televisi lokal luar Jepang pertama yang diumumkan resmi akan menayangkan Ultraman Teo. Jika mengacu pada pengumuman di laman resmi Tsuburaya, kemungkinan RTV akan mulai menayangkan di waktu yang sama dengan jadwal di Jepang. Versi alih bahasa juga tampaknya adalah versi dubbing/sulih suara. Saat ini belum ada detail resmi disampaikan RTV.