IDWS.ID

Fashion

 Breaking News

Aksesoris Pria Yang Wajib Kamu Pakai Biar Tampil Macho!

11 Sep 2015

Bukan hanya wanita yag ingin tampil beda, pria juga tentunya mau. Selain untuk menarik perhatian wanita, dengan tampil beda juga pria pasti lebih enak dipandang, apalagi penampilannya sesuai dengan mode yang sedang digandrungi sekarang, contohnya dengan menggunakan sepatu hak tinggi.

Kali ini team idws akan membahas beberapa aksesoris yang dipakai lelaki tapi tak lekang oleh zaman, simak yuk :

1. Sepatu hak tinggi

maksud hak disini bukan seperti yang dipakai wanita, tapi lelaki juga punya sepatu khusus untuk tampil beda. Pada akhir abad ke-16 sepatu hak tinggi mulai merebak di negara-negara persia. Selanjutnya di abad ke-17 Prancis mulai mengadopsi sepatu hak tinggi, yang dimulai oleh Raja Louis XVI. Pada abad itu juga perempuan mulai mengadopsi sepatu hak tinggi.

2. Sabuk/ikat pinggang/gesper

Sabuk yang berfungsi untuk meneratkan linkar pinggang celana dengan tubuh, pastinya sabuk sudah menjadi aksesoris yang tak bisa terlupakan. Sabuk juga menambah sebagian pria merasa macho. Sabuk sudah terdokumentasi semenjang zaman perunggu. Kemudian abad ke-19, sabuk hanya digunakan untuk keperluan militer. Barulah di tahun 1920an, sabuk mulai banyak digunakan untuk melengkapi keperluan berpakaian.

3. Dasi

Dasi bukan hanya dipakai pada acara-acara formal,zaman sekarang yang haus fashionpasti selalu memakai dasi kemanapun. Apalagi jika dasi dipadukan dengan seperti polo maupun kaus. Awalnya dasi mulai populer pada tahun 1635 di Paris karena digunakan oleh prajuritnya Raja Louis VIII. Sementara dasi dengan bentuk seperti sekarang bermula pada tahun 1860an.

4. Cincin Akik

Bukan hanya di Indonesia batu akik populer, tapi sampai ke mancanegara juga. pastinya aksesoris yang satu ini sudah terkenal dan sudah ada dari zaman batu.

5. Gelang 

Yang satu ini bukan hanya wanita yang suka pakai, pria juga suka. Beragam jenis gelang yang digunakan, mulai dari kulit, kayu, prusik bahkan logam. Kesan estetis yang ditimbulkan dari pemakaian gelang memang tidak tergantikan.

6. Jam Tangan

Jam tangan memang baru ada tahun 1950 an. Jam yang lebih dikenal sebagai penanda waktu sekarang bisa menjadi sebuah kebutuhan untuk tambahan aksesoris. emenjak dibuat jam tangan, hingga kini kebutuhan akan jam tangan tidak tergantikan. Bahkan jam tangan bisa menandakan status sosial seseorang.

7. Kacamata

Sebelum beredarnya kacamata yang berbagai bentuk, terlebih dahulu adalah kaca bantu penglihatan yang biasanya berbentuk bulat seperti kaca pembesar dan sebagainya. Biasanya orang memakai kacamata memang karena kurang penglihatan, tapi zaman sekarang emakaian kaca mata merupakan gaya hidup. Bahkan terdapat juga kaca mata khusus fashion yang hanya berupa frame saja, tidak ada kacanya.

8. Scarf

Dengan aksesoris yang satu ini juga bisa menambahkan kesan kasual pada penampilanmu. Selain itu scarf juga sangat berfungsi untuk menghangatkan dan melindungi bagian leher dari angin.

9. Topi

Biasanya topi digunakan untuk melindungikepala dari panasnya terik sinar matahari, tapi kini topi sudah digunakan untuk beragam acara atau kegiatan dengan tujuan menambah kesan penampilan. Tidak hanya digunakan untuk acara luar ruangan, tetapi juga untuk dalam ruangan.

10. Anting/pierching

Bagi pria menggunakan anting bisa menambah kesan gothic. Tapi tidak semua pria memutuskan untuk menggunakan anting, selain kurang populer untuk budaya indonesia pada umumnya, juga bisa menghambat karir tertentu. Karena beberapa pekerjaan melarang adanya piercing dan tatto. 

11. Bretel

Awalnya aksesoris ini dikenakan oleh subkultur Inggris, Skinhead. Skinhead sendiri muncul pada tahun 1960an. Namun kini, bretel sudah menjadi konsumsi aksesori umum. Kesan macho dan gagah dari bretel disukai oleh kaum urban.

 
Share    

Hot Article

IDWS Promo

Promosi Khusus Gratis VIP!

Halo IDWS Mania, saat ini kami punya promosi store idws yang sangat ditunggu-tunggu, yaitu gratis VIP! Gratis vip ini bisa kamu dapatkan dengan cara login menggunakan

IDWS Event

International Thai Cultural Camp 2017

Ruang Bahasa kembali dipercaya menjadi panitia lokal Indonesia untuk festival yang diadakan di Thailand. Setelah sebelumnya sukses mewakili Indonesia di ajang The 6th