IDWS.ID

Beauty & Body Care

Cosplayer Cantik Ini Membagikan Kisah Masa SMA Di Mana Ia Sering Di-bully Karena Dianggap Jelek

12 Aug 2019

IDWS, Senin, 12 Agusuts 2019 - Masa sekolah, terutama SMA seringkali disebut-sebut sebagai masa-masa terindah karena di sanalah memori-memori terbaik masa muda acapkali terbentuk. Namun hal itu tidak berlaku bagi sebagian orang. Ada [banyak] orang yang merasa masa-masa SMA merupakan masa-masa yang paling ingin mereka lupakan.

Sama seperti cosplayer wanita yang aduhai asal Jepang, SaLA.

 

 

Para penggemar dari cosplayer SaLA terkejut bukan main ketika gadis cantik itu membagikan foto-fotonya zaman SMA serta cerita akan bagaimana ia di-bully pada saat itu. Sontak penggemar pun mencoba menghibur dan menyemangatinya.

Kisah yang diposting sang cosplayer di Twitter itu menyertakan dua foto dirinya — satu saat msih SMA dan satunya lagi foto dirinya yang sekarang — kini jadi viral dan telah dibagikan lebih dari 39 ribu kali dan di-like sebanyak lebih dari 197 ribu kali saat artikel ini ditulis.

"Aku terlahir di keluarga petani di Prefektur Saga (Jepang) dan cukup bahagia, namun aku diejek karena wajahku dan saat upacara kelulusan, seseorang menertawaiku serta mengatakan 'aku takjub kamu bisa hidup dengan wajah seperti itu,'" tulis SaLA dalam caption cuitannya itu, dilansir dari translasi SoraNews24.

"Aku sering menangis [karena ejekan-ejekan itu], namun aku berusaha keras mempelajari makeup dan diet, dan sekarang, tinggal di Tokyo, aku bisa menikmati hobi ini (cosplay), dan apa yang membuatku paling bahagia adalah aku dapat tersenyum di depan orang-orang."

Membandingkan foto SaLA saat masih SMA dengan sekarang, sangat jelas gadis ini telah berusaha mati-matian untuk mempercantik penampilannya.

 

 

Beberapa penggemar menyarankan agar ia tidak terlalu peduli dengan ejekan-ejekan dan bahwa dirinya sebenarnya sudah punya figur yang cantik hanya saja dulu orang-orang tidak menyadarinya — terkesan sedikit munafik bagi saya (penulis) karena belum tentu mereka akan memuja SaLA bila ia tidak berusaha keras mempercantik diri bukan?

Namun ada satu komentar yang cukup mengena dan lebih bisa diterima:

"Dalam foto-foto dirimu di masa lalu, ada kesedihan pada ekspresimu, namun di foto terakhir (foto dirinya sekarang, mengenakan kimono), banyak hal telah berubah dan kamu terlihat lebih tentram dan rileks. Tidak ada yang lebih cantik daripada kepercayaan diri."

 

Wanita mempercantik diri tidak untuk dilihat orang lain, tapi demi dirinya sendiri

Seringkali banyak orang, baik laki-laki maupun perempuan, yang merasa menjadi cantik adalah usaha wanita agar menarik perhatian para lelaki. Di saat hal ini tidaklah keliru sepenuhnya, namun pada esensinya wanita berusaha menjadi cantik utamanya demi dirinya sendiri. Yakni memperoleh kepercayaan diri.

 

 

 

 

 

 

Kepercayaan diri merupakan suatu esensi penting dalam hidup manusia. Tanpa kepercayaan diri, manusia akan mudah jatuh serta sulit untuk bangun dari keterpurukan. Bagi pria, kepercayaan diri pada umumnya datang dari kesuksesan karir serta kemampuan untuk menjamin kehidupan layak bagi keluarga, sedangkan bagi wanita, utamanya hal itu datang dari penampilannya.

Meski kepercayaan diri wanita tidak melulu datang dari penampilan, dan bahwa cantik itu memang relatif, akan tetapi tidak bisa dipungkiri lagi bahwa kegemaran wanita adalah mempercantik diri. Hanya saja, jangan disalah artikan bahwa kaum wanita ingin mempercantik diri utamanya demi memikat lawan jenis saja.

Mereka melakukannya demi kepercayaan diri dalam mengejar impian serta mengatasi segala rintangan yang mereka temui dalam hidup. Tak jauh beda dari laki-laki sebenarnya, yang berusaha mati-matian belajar serta mencari ilmu agar dapat memperoleh penghasilan setinggi mungkin.

Pada kasus SaLA, ia berusaha keras mempercantik diri demi mengejar impiannya menjadi seorang cosplayer. Karena banyak karakter-karakter wanita populer dari manga dan anime Jepang yang memang berwajah bening dan memiliki figur semampai, mau tak mau seorang cosplayer harus berusaha menyesuaikan.

Ini bukan berarti wanita bertubuh [maaf] agak gendut tidak boleh bercosplay menjadi karakter langsing, namun lebih ke impian sang cosplayer wanita untuk 'menghidupkan' karakter favorit mereka dari ranah 2D ke dunia nyata. Jadi, jangan sampai kalian para wanita kehilangan arah dan tujuan. Mempercantik diri itu adalah hak wanita untuk meraih kepercayaan diri, tidak semata hanya untuk 'makanan' mata para lelaki. Selain itu, masih ada banyak hal yang bisa kalian lakukan untuk meraih kepercayaan diri, yang terpenting adalah bahagia. Karena dengan jiwa yang bahagia serta tentram, kepercayaan diri akan muncul dengan sendirinya.

 

(stefanus/IDWS)


Sumber: SoraNews24

Share    

IDWS Promo