IDWS.ID

Bola Internasional

Resmi: Gelandang Arsenal Asal Jerman, Mesut Ozil, Memutuskan Pensiun dari Timnas Jerman

23 Jul 2018

Mesut Ozil baru saja mengumumkan keputusannya untuk mengundurkan diri dari sepakbola internasional, tepatnya hari Senin, 23 Juli 2018 pukul 01.04 WIB. Itu artinya ia tidak akan lagi membela timnas Jerman, setidaknya dalam waktu dekat, mengingat Lionel Messi juga sempat pensiun dari timnas Argentina namun memutuskan kembali untuk Piala Dunia. 

 

Mesut Ozil. Sumber: AFP

 

Gelandang Arsenal berusia 29 tahun tersebut dianggap sebagai kambing hitam dari nasib tragis timnas Jerman pada Piala Dunia 2018 Rusia, dimana Jerman yang saat itu berstatus juara bertahan kandas di fase grup setelah menelan dua kekalahan dan hanya menang sekali. 

Ozil dikritik karena performanya dalam pertandingan pertama timnas Jerman melawan Meksiko sebelum kemudian ia tidak diturunkan dalam kemenangan timnas Jerman atas Swedia. Ia kemudian kembali diturunkan sebagai bagian dari starting XI dalam pertandingan dimana Jerman harus menang agar bisa lolos ke fase knockout melawan Korea Selatan. Namun tragisnya, Jerman malah menelan kekalahan memalukan dengan kebobolan dua gol tanpa bisa membalas. 

Ozil memposting tiga pesan panjang di akun Twitter-nya, membahas beberapa hal mulai dari pertemuannya dengan presiden Turki Erdogan hingga keputusannya untuk pensiun dari timnas Jerman. 

 

 

 

 

 

 

 

"Perlakuan yang saya dapatkan dari DFB (federasi sepakbola Jerman) dan pihak-pihak lain membuat saya tidak lagi ingin mengenakan seragam nasional Jerman," tutur Ozil sebagai bagian dari pernyataan panjangnya. "Saya merasa tidak diinginkan dan apa yang telah saya capai sejak debut internasional saya pada tahun 2009 telah dilupakan." 

Ia lalu menambahkan: "Keputusan tersebut (pensiun dari timnas Jerman) saya ambil dengan berat hati dan dengan banyak pertimbangan bahwa karena kejadian-kejadian akhir-akhir ini, saya tidak akan lagi bermain untuk (timnas) jerman di level internasional di saat saya merasakan rasisme dan tidak dihargai. Dulu saya mengenakan seragam timnas Jerman dengan bangga dan gembira, namun sekarang tidak lagi." 

"Sangat sulit bagi saya mengambil keputusan ini karena saya selalu memberikan segalanya untuk rekan-rekan, para staff pelatih, dan rakyat Jerman yang baik. Namun saat pejabat-pejabat DFB memperlakukan saya seperti yang telah mereka lakukan, tidak menghargai garis keturunan Turki di dalam diri saya dan dengan egoisnya mengubah saya menjadi suatu propaganda politik, maka cukup adalah cukup." 

"Itu bukanlah alasan saya bermain sepakbola, dan saya tidak akan diam saja tanpa melakukan apa-apa. Rasisme tidak seharusnya diterima untuk seterusnya." 

Postingan pertama Ozil mempertahankan keputusannya menemui Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada bulan Mei lalu, sebuah kejadian yang membuatnya seperti tercebut ke dalam air mendidih. Dimana ia dituding sudah tidak lagi memiliki hati untuk bermain bagi timnas Jerman. Ozil menyatakan bahwa menemui Presiden Erdogan adalah bentuk dari respek akan leluhurnya. Ozil sendiri merupakan warga negara Jerman keturunan Turki. 

Ozil (2 dari kiri) berfoto bersama Gundogan (paling kiri) dan Presiden Turki, Erdogan (2 dari kanan). Sumber: Getty

 

Mesut Ozil (kiri) dan presiden Turki, Erdogan. Foto: Reuters

Jika mengingat sang juara pada Piala Dunia 2018 lalu adalah Prancis yang nyaris seluruh tim intinya merupakan pemain keturunan negara non-Prancis, sikap DFB dan para penggemar timnas Jerman patut untuk disorot. Tidak seharusnya mereka melakukan hal tersebut hingga menyeret-nyeret ranah politik. Dengan alasan apapun rasisme tidak sepatutnya digunakan untuk melampiaskan kekesalan akan anjloknya prestasi timnas Jerman. 

_____________________________________________

Share    

IDWS Promo