IDWS.ID

Bola Internasional

Cerita di Balik Kepergian Ronaldo Dari Real Madrid

11 Jul 2018
Cristiano Ronaldo telah resmi meninggalkan Real Madrid C.F.? dan akan bermain untuk klub raksasa Italia, Juventus? pada musim depan. Legenda hidup sekaligus top skor sepanjang masa Madrid dengan torehan 450 gol ini memilih terbang ke Turin, Italia, untuk berlaga di Serie A yang belum pernah ia jajal sebelumnya. 
 
 
 
Foto: Juventus F.C./Facebook
 
 
Juventus disebut-sebut merogoh kocek sebesar €105 juta untuk memboyong CR7 ke Allianz Stadium. 
 
Ronaldo, yang sukses membawa Madrid menjuarai Liga Champions Eropa sebanyak 4 kali ini telah mengungkapkan bahwa Real Madrid selamanya akan terus menjadi tempat terindah dalam karirnya sebagai pemain sepakbola. Ia juga menyatakan rasa terima kasihnya kepada orang-orang yang telah mendukungnya selama berkarier di klub ibukota Spanyol tersebut seperti jajaran direksi, pelatih, staff klub, tim medis, staff stadion, suporter, dkk. 
 
Kepindahan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid Ke Juventus ini tidak hanya merupakan transfer termahal kedua dalam sejarah sepakbola -- dalam kesepakatan transfer tersebut, dengan memperhitungkan gaji, transfer fee, dan komisi, bisa mencapai angka $350 juta, yang hanya dilampaui oleh Neymar -- namun juga menjadi sebuah perjudian raksasa bagi siapapun yang terlibat. 
 
 
 
Foto: UEFA Champions League/Facebook
 
 
Real Madrid kehilangan jimat andalan, alpha dan omega, sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah mereka. Juventus musti merogoh kocek mereka dalam-dalam untuk mendaratkan sang legenda hidup Portugal itu ke Allianz Stadium, meninggalkan blueprint awal dari pertumbuhan klub yang sudah mereka rencanakan sebelumnya serta mengambil resiko finansial di tengah ketatnya financial fair play
 
Sedangkan bagi Ronaldo, kepindahannya ini bisa jadi seperti melompat ke sumber air di tengah gurun pasir. Ia meninggalkan klub sepakbola yang bisa dibilang terbesar di dunia, kota yang ia tinggali 9 tahun lamanya, dan juga La Liga dimana ia mendapatkan rival sepadan dalam diri Lionel Messi pun Barcelona. Dan kini ia mendarat di Serie-A, sebuah liga yang untuk sekarang ini, jelas berada satu level di bawah La Liga. 
 
 
 
Foto: si.com
 
 
Sebelum kalian menuding Ronaldo mata duitan, cobalah tengok fakta bahwa nominal uang yang bisa ia dapatkan di Juve sebenarnya tak lebih banyak dari nominal yang bisa ia raup dari tawaran perpanjangan kontrak yang ditawarkan Madrid, Anehnya Ronaldo tetap memilih pindah, meskipun kisruhnya dengan Presiden Real Madrid Florentino Perez diberitakan karena Perez ogah memberi lebih kepada Ronaldo. Bisa jadi ini semua telah merambah ke ranah personal, entah karena Ronaldo sendiri sudah bosan di Madrid dengan meraih segalanya di sana, atau memang ada friksi tak terhindar dengan Perez. 
 
Dengan usianya yang telah mencapai angka 33 tahun, Ronaldo bisa dibilang sudah berada di penghujung karirnya sebagai seorang penyerang ataupun sayap, dua posisi favoritnya yang sangat menuntut kekuatan fisik seorang pemain. Tak pelak kepindahannya ke Serie A dianggap banyak orang sebagai semi-pensiun. Bisa jadi oasis yang ia tuju ternyata hanyalah fata morgana. 
 
Terlepas dari seluruh isu-isu tak sedap, kepindahan Ronaldo tetap disayangkan terutama bagi mantan rekan-rekannya di Madrid. 
 
 
 
Namun ada juga yang bergembira dengan kedatangan CR7. Tentunya tak lain adalah mantan pemain Madrid yang kini bermain di Juventus, Sami Khedira. 
 
 
Madrid kini diharuskan mencari cara untuk menambal lubang yang ditinggal CR7. Mau tak mau, Ronaldo memiliki peran yang begitu masif di Los Galacticos. Tidak akan ada pemain yang bisa menggantikannya, kecuali seseorang yang bisa memecahkan rekor gol Ronaldo di Madrid. Patut disimak bagaimana solusi Madrid pasca kepergian Ronaldo!!!
 
 
 
Share    

IDWS Promo

IDWS Event