IDWS.ID

Berita Internasional

100 Fakta Tentang Nelson Mandela, Sang Pejuang Perdamaian

18 Jul 2018

Nelson Mandela, sosok yang sukses memerangi politik apartheid (diskriminasi warna kulit) di Afrika Selatan membuatnya menjadi simbol global HAM (Hak Asasi Manusia) dan meraih penghargaan Nobel Perdamaian, kemarin genap berusia 100 tahun, Rabu, 18 Juli 2018 seandainya beliau masih hidup. 

 

 

Beliau meninggal pada tahun 2013 silam. Untuk merayakan 100 tahun Nelson Mandela, yuk kita simak 100 fakta-fakta mengenai beliau! 

  1. Nelson Mandela adalah presiden Afrika Selatan pertama yang berkulit hitam dan memegang jabatan presiden pada kurun 1994-1999. ia juga merupakan presiden pertama yang terpilih setelah berakhirnya praktik politik apartheid. 
  2. Nama pertama dari Nelson Mandela yang sebenarnya adalah Rolihlahla, yang berarti "menarik ranting pohon" atau "pembuat masalah." Ia diberi nama Nelson oleh seorang guru karena pada awal abad 20, anak-anak Afrika Selatan seringkali diberi nama Inggris karena keberadaan kolonial di negara tersebut. 
  3. Selama lebih dari 20 tahun, Mandela bekerja pada Kongres Nasional Afrika (African National Congress/ANC), partai oposisi yang membela rakyat berkulit hitam dan hak asasi mereka dari politik apartheid. 
  4. Ayah dari Mandela, Nkosi Mphakanyiswa Gadia Mandela, meninggal karena penyakit paru-paru saat Nelson kecil masih berusia 12 tahun .
  5. Setelah ayahnya meninggal, Mandela kemudian diasuh oleh pemimpin dari suku Thembu, Chief Jongintaba Dalindyebo, di mana ayah Mandela dulu adalah penasehatnya. 
  6. Mandela seringkali menyamar untuk melarikan diri karena aktivitas politiknya. Mengenakan pakaian kaum pekerja atau koki untuk mengecoh polisi. 
  7. Berpakaian sebagai sopir, Mandela ditangkap pada tanggal 5 Agustus 1962 dengna tuduhan menghasut berbagai serangan dan meninggalkan Afrika Selatan tanpa ijin. Ia baru bebas pada tahun 1990, dan mendekam di beberapa penjara, termasuk Penjara Robben Island di mana ia menghabiskan 18 tahun di sana. 
  8. Pada tahun 1963, Mandela juga didakwa dengan tuduhan sabotase. Dalam persidangan yang sekarang dikenal sebagai Persidangan Rivonia (Rivonia Trial), ia mengucapkan pidato legendarisnya, "Saya selalu menghargai idealisme akan sebuah masyarakat yang demokratis dan bebas di mana semua orang hidup bersama dengan harmonis dan memiliki kesempatan yang sama. Itu adalah sebuah idealisme yang selalu menjadi harapan dan tujuan dalam hidup saya. Namun jika dibutuhkan, saya siap mati demi idealisme tersebut." 
  9. Di dalam penjara, ia hidup di sebuah sel kecil tanpa kasur atau saluran air, serta dipaksa untuk bekerja keras di penambangan batu kapur pada siang hari. 
  10. Pekerjaannya di penambangan batu kapur tersebut mencederai kedua mata Mandela, melukai kelenjar air mata. Saking parahnya, ia tidak bisa mengeluarkan air mata lagi. 
  11. Mandela mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Afrika Selatan saat masih dipenjara. 
  12. Penjara Robben Island memiliki julukan lelucon, yakni "Universitas Robben Island" karena banyak rekan-rekan Mandela di penjara yang belajar untuk membaca dan menulis serta berdebat mengenai politik serta sejarah bersama dengan Mandela. 
  13. Mandela berkomunikasi dengan pemimpim-pemimpin anti apartheid yang lain seperti Desmond, Tutu, dan Oliver Tambo, saat ia sendiri masih mendekam di penjara. Saat di penjara pula lah ia menyelesaikan draft dari buku autobiografi dirinya yang kemudian hari menjadi buku best-seller, "Long Walk to Freedom." 
  14. Mandela memiliki 6 anak: Madiba, Makaziwe, Magkatho, Pumia, Zenani, dan Zindzi. Ia juga memiliki 17 cucu serta 19 cicit. 
  15. Tiga dari anak-anak Mandela telah meninggal. Madiba meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil di usia 24 tahun. Makaziwa meninggal saat masih bayi, dan Magkatho meninggal karena HIV/AIDS pada usia 55 tahun. 
  16. Mandela memiliki 3 saudara perempuan, 3 setengah saudara laki-laki, dan 6 setengah saudara perempuan. 
  17. Mandela dibesarkan di Qunu, Afrika Selatan sebagai bagian dari suku Thembu yang menggunakan bahasa Xhosa. 
  18. Mandela menikmati berbagai macam olahraga saat ia tumbuh besar. Ia sempat keranjingan bertinju dan merupakan seorang pelari jarak jauh sejak usia muda. Mandela sangat menyukai tinju karena olaharga ini menurutnya menawarkan kesempatan yang sama kepada siapa saja untuk berpartispasi. Dalam "Long Walk to Freedom", ia menuturkan, "Tinju itu egaliter (memberi kesempatan yang sama kepada semua orang) di atas ring. Pangkat, usia, warna (kulit) dan kekayaan semuanya irelevan.
  19. Mandela berolahraga setiap pagi selama 27 tahun ia dipenjara, dilansir dari BBC. 
  20. Mandela meraih penghargaan Nobel Perdamaian pada tahun 1993, berbagi bersama Frederik Wiliem de Klerk atas jasanya meruntuhkan politik apartheid secara damai, dan membuat landasan untuk Afrika Selatan yang berdemokrasi. 
  21. Mandela dibaptis di Gereja Persatuan Metodis dan lulus dari sekolah Metodis. 
  22. Mandela merupakan anggota pertama dari keluarganya yang menerima pendidikan formal. 
  23. Meski Mandela memulai kuliah di Universitas Wilwatersrand, ia di DO karena berpartisipasi dalam demo-demo mahasiswa. 
  24. Di kuliah, Mandela sempat berpkir untuk mengejar karir sebagai interpreter atau juru tulis di kantor Kepengurusan Pribumi pemerintahan Afrika Selatan. 
  25. Mandela juga mempelajari akting dan dansa di universitas. 
  26. Setelah ia dikeluarkan dari universitas, Mandela pindah ke Johannesburg pada tahun 1941 untuk menghindari dijodohkan oleh para pemimpin suku.
  27. Pekerjaan Mandela pertama setelah pindah ke Johannesburg adalah satpam di sebuah perusahaan tambang. Di mana ia juga menyelesaikan kuliahnya di Universitas Afrika Selatan. 
  28. Ia mulai tertarik dengan politik Afrika Selatan saat ia mulai bekerja sebagai juru tulis di firma hukum Witkin, Sidelsky dan Eidelman. 
  29. Pada tahun 1962, ia membuka firma hukum untuk kulit hitam bekerja sama dengan sahabatnya, Oliver Tambo
  30. Pada tahun yang sama, Mandela berkeliling Afrika Selatan, memimpin kampanye partai ANC untuk melawan hukum yang tidak adil. Ia mempromosikan Piagam Kebebasan, sebuah statemen yang berasal dari prinsip-prinsip inti partainya yang menekankan kesamaan hak untuk semua rakyat Afrika Selatan. 
  31. Ia merupakan satu-satunya mahasiswa kulit hitam di kelas jurusan hukum di Universitas Witwatersrand. 
  32. Mandela menganggap dirinya sebagai murid yang buruk di kuliah hukum, menyebut dirinya sendiri "suram," di buku autobiografinya. 
  33. Saat ia belajar hukum, Mandela lamban laun mulai terjun ke dunia politik, berpartisipasi di dalam sebuah boikot bis untuk memprotes kenaikan tarif. 
  34. Pada tahun 1951, Mandela mengulurkan tangan untuk pembentukan cabang muda dari ANC, menyatukan para pemuda-pemudi yang sudah cukup dewasa untuk melawan politik apartheid. 
  35. Nelson Mandela menikahi 3 wanita sepanjang hidupnya. Evelyn Mase, Winnie Madikizela, dan Graça Machel. 
  36. Mandela menikahi Evelyn Mase , seorang perawat, di tahun 1944. Pasangan ini dianugerahi 2 anak dan 2 putri, lalu mereka cerai pada tahun 1958. 
  37. Mandela menikahi Winnie Madikizela (yang kemudian dikenal dengan Winnie Mandela) dari tahun 1958 hingga 1996. Winnie merupakans seorang aktivis anti apartheid dan menjabat sebagai Wakil Menteri Kesenian, Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Afrika Selatan pada periode 1994-1996. 
  38. Mandela diangkap karena pada tahun 1955 karena disinyalir mendalangi kudeta atas pemerintah Afrika Selatan. Ia dibebaskan pada tahun 1961. 
  39. Tahun 1960, ANC dilarang di Afrika Selatan. Partai ini dipaksa untuk beroperasi diam-diam. Pada masa-masa ini, Mandela membentuk cabang militer dari ANC yang disebut Umkhonto we Sizwe, atau Tombak Negara. 
  40. Pada tahun-tahun berikutnya, ia membela diri atas sokongannya akan perlawanan dengan kekerasan. "Adalah salah dan sangat tidak realistis bagi para pemimpin Afrika untuk terus menyebarkan perdamaian dan paham anti kekerasan jika pemerintah merespon keinginan-keinginan kami dengan kekerasan." 
  41. Di awal tahun 1960an, Mandela melakukan perjalanan mengelilingi Afrika dan sampai ke Inggris untuk mengumpulkan dukungan kepada gerakan anti apartheid, dan bahkan mendapatkan latihan militer di Maroko dan Ethiopia. 
  42. Pers memberi julukan kepada Mandela "Pimpernel Hitam", sebuah referensi atas novel karya Emma Orczy pada tahun 1905 "The Scarlet Pimpernel," yang menceritakan seorang karakter yang bersembunyi dari pihak berwajib saat revolusi Perancis. 
  43. Mandela juga memanggil reporter-reporter secara individu saat masa-masa ini, mengatakan kepada mereka mengenai ketidakpedulian polisi dan bagaimana ia akan menghindari mereka saat kabur. 
  44. Menurut Yayasan Nelson Mandela, sebagai seorang anak, Mandela terinspirasi untuk bertarung demi keadilan dari cerita-cerita yang didongengkan kepadanya oleh leluhurnya yang juga menyerukan penyamarataan hak asasi di Afrika. 
  45. CIA memerankan peran penting dalam penangkapan Mandela di tahun 1962, memberikan tip kepada otoritas Afrika Selatan mengenai gerak-gerik Mandela karena takut Mandela mendukung serta menyebarkan komunisme ke seluruh dunia. 
  46. Pada awalnya, Nelson Mandela dklasifikasikan sebagai tahanan kelas D, yang berarti ia hanya bisa menerima satu kali kunjungan dan satu surat setiap 6 bulan sekali di Robben Island. 
  47. Mandela merawat sebuah taman di dalam penjara. Dalam "Long Walk to Freedom," ia menuliskan, "Sebuah taman adalah salah satu dari sedikit hal yang bisa dikendalikan....mendapat tugas merawat satu petak tanah ini menawarkan sedikit rasa kebebasan. 
  48. Mandela dipenjara bersama dengan rekan revolusioner ANC, Walter Sisulu yang juga membantunya memerangi apartheid di Afrika Selatan. 
  49. Mandela tidak diperbolehkan datang ke pemakaman anak serta ibunya saat ia dipenjara. Ibu Mandela meninggal pada tahun 1968, sedangkan anaknya, Madiba, meninggal pada tahun 1969. 
  50. Mandela menjalani masa hukumannya di 3 penjara di sepanjang Afrika Selatan: Robben Island, Pollsmoor, dan Victor Verster. 
  51. Pada tahun 1985, presiden Afrika Selatan saat itu, P.W. Botha menawarkan Mandela untuk dibebaskan dari penjata jika Mandela mau mengakhiri  pemberontakan bersenjata di negara tersebut. Mandela menolak, menyatakan bahwa "Kebebasan macam apa yang ditawarkan kepadaku di saat jika di saat yang sama organisasi rakyat tetap dilarang? Hanya orang bebas yang bisa bernegoisasi. Seorang napi tak bisa terlibat dalam kontrak." 
  52. Pada tahun 1994, Mandela mengkampanyekan "Hidup yang lebih baik untuk semua," menjanjikan untuk menyebarkan akses ke air, listrik, pendidikan, dan rumah untuk seluruh rakyat Afrika Selatan saat ia mencalonkan diri menjadi presiden Afrika Selatan. 
  53. Mandela menyarankan usia minimal untuk voting dari 14 tahun menjadi 15 di Afrika Selatan untuk pemilu 1994, meskipun usul tersebut tidak pernah diimplementasikan. 
  54. Mandela menang mutlak dan terpilih sebagai presiden Afrika Selatan. Partai ANC memperoleh lebih dari 60% suara. 
  55. Di tahun 1995, Mandela mendirikan Komisi Kebenaran & Rekonsiliasi, yang menginvestigasi hak asasi manusia serta hak-hak rakyat sipi yang dilakukan di bawah naungan politik apartheid. 
  56. Dalam dua tahun, komisi tersebut menginvestigasi pelecehan seksual, penyiksaan, pembunuhan diam-diam, dan berbagai ketidak adilan yang dilakukan kepada kaum kulit hitam di Afrika Selatan. Mandela menyebut komisi tersebut sukses dan mengatakan bahwa komisi tersebut telah membantu kita untuk melangkah maju meninggalkan masa lalu untuk berkonsentrasi kepada sekarang serta masa depan. 
  57. Mandela menjadi presiden hanya dalam satu periode. 
  58. Dalam pidatonya pengangkatannya di tahun 1994, Mandela menggaris bawahi visinya terhadap Afrika Selatan sebagai sebuah negara bersatu. "Negari pelangi yang berdamai dengan diri sendiri dan dunia." 
  59. Penggabungan antara kulit hitam dan putih di Afrika Selatan menjadi pusat dari administrasi Mandla, ia bahkan menunjuk beberapa anggota dari Partai Nasional, partai yang berkuasa saat politik apartheid masih berjalan, ke dalam kabinet kepresidennya. 
  60. Pada Piala Dunia Rugby 1995, Mandela menyemangati kaum kulti hitam Afrika Selatan untuk membela tim Afrika Selatan , Springboks. Tim yang dilarang tampil dari kompetisi internasional karena apartheid tersebut menjadi titik balik bagi rekonsiliasi di Afrika Selatan. 
  61. Mandela juga menunjuk Frederik Williem de Klerk, presiden terakhir di era apartheid, sebagai wakil presiden bersama Afrika Selatan dari tahun 1994 hingga 1996 dan berduet dengan Thabo Mbeki, orang Afrika Selatan berkulit hitam. 
  62. Pemerintahan Mandela berfokus kepada memperkecil perbedaan kekayaan dan sumber daya antara kulit hitam dan putih di Afrika Selatan. Pada tahun 1994, hampir 30% dari rakyat Afrika Selatan kekurangan suplai air. Pada tahun 1999, angka tersebut menurun menjadi sekitar 20%. 
  63. Saat pemerintahan Mandela, lebih dari 1,5 juta anak-anak Afrika Selatan disekolahkan dan 2 juta orang mendapatkan akses listrik .
  64. Mandela juga seorang juara dalam hak asasi wanita di penjuru dunia. Di tahun 1994 ia berkata "Kebebasan tak bisa diraih kecuali para wanita dibebaskan dari semua tekanan." 
  65. Mandela pernah menjamu langsung beberapa selebritis, seperti Sugar Ray Leonard, Michael Jackson, dan Whoopi Goldberg di Afrika Selatan. 
  66. Mandela juga bekerj sama dengan beberapa pemimpin negara lain seperti Fidel Castro dari Kuba dan Muammar Gaddafi dari Libya, dengan harapan untuk mempromosikan perdamaian ke seluruh dunia. Meskipun ia dikritik karena berteman dengan pemimpin-pemimpin kontroversial tersebut, ia merespon dengan "musuh dari negara-negara di Barat bukanlah musuh kami." 
  67. Pada masa pemerintahannya, Mandela menyerukan agar negara-negara lain divisi-divisi nasional melalui rekonsiliasi, termasuk konflik Israel-Pakistan dan komflik India-Pakistan. 
  68. Pada tahun 1999, Mandela mendirikan Yayasan Nelson Mandela. Menurut website yayasan tersebut, organisasi non-profit ini berfokus untuk mempromosikan dialog mengenai persamaan hak dan melanjutkan warisan Mandela akan perdamaian. 
  69. Mandela membantu menengahi konflik etnik antara Tutsi dan Hulu di perang saudara Burundian setelah masa pemerintahannya berakhir. 
  70. Mandela juga mendirikan Nelson Mandela Children's Fund pada tahun 1995 untuk membantu anak-anak yang berjuang melawan kelaparan, penyiksaan, eksploitasi, dan tak punya tempat tinggal. 
  71. Mandela adalah penganut kepercayaan akan pendidikan. Ia menyatakan secara terbuka bahwa "Pendidikan adalah senjata paling kuat yang bisa kita gunakan untuk mengubah dunia." 
  72. Setelah masa jabatannya sebagai presiden berakhir, Mandela bekerja di Yayasan Nelson Mandela untuk menangani masalah kemiskinan dan ketidaksamaan hak asasi di Afrika Selatan. 
  73. Pada tahun 2007, sebuah patung perunggu dari Nelson Mandela didirikan di alun-alun Parlemen di London. Saat patung tersebut diperlihatkan untuk pertama kali, Mandela berkata "Sejarah akan perjuangan di Afrika Selatan kaya akan cerita-cerita pahlawan dan pahlawati, beberapa dari mereka adalah pemimpin, beberapa dari mereka adalah pengikut. Mereka semua berhak untuk diingat. Sekali lagi kami berterima kasih kepada orang-orang Inggris akan usaha keras mereka dalam mendukung kami dalam masa-masa kelam." 
  74. Mandela menerima lebih dari 200 penghargaan yang berbeda untuk konstribusinya pada perdamaian di Afrika Selatan, termasuk Medali Kebebasan Presidensial. 
  75. Di tahun 2012, ilmuwan-ilmuwan di barat daya Afrika Selatan menamai spesies baru dari burung pelatuk dengan nama Nelson Mandelai. 
  76. Nama Mandela juga digunakan untuk sebuah spesies anggrek, seekor kuda balap, dan partikel nuklir, menurut Nelson Mandela Centre of Memory
  77. Di tahun 2005, Mandela mendirikan Mandela Rhodes Scholarship yang memberikan beasiswa bagi murid-murid asal Afrika. 
  78. Mandela menyukai puding citrus, jeruk turki, dan selai kacang serta sop bayam. 
  79. Makanan favoritnya tak lain adalah babat. 
  80. Ia juga merupakan penggemar kuliner India, masakan pertama yang ia makan setelah keluar dari penjara ialah kari ayam. 
  81. Mandela muncul dalam film Spike Lee di tahun 1992 berjudul "Malcolm X." Ia memainkan peran sebagai seorang guru yang menirukan pidato-pidato dirinya di dunia nyata. 
  82. Mandela mendedikasikan buku autobiografinya "Long Walk to Freedom" kepada anak-anak, cucu-cucu, dan cicit-cicitnya. 
  83. Mandela juga mempublikasikan "Conversation with Myself" pada tahun 2010, sebuah koleksi akan pidato-pidato, surat-surat, dan berbagai percakapannya. 
  84. Pada ultang tahunnya yang ke 80, Mandela menikahi Graça Machel, seorang janda dari mantan presiden Mozambik, Samora Machel. 
  85. Mandela menyukai musik, pernah ia mengatakan "Musik adalah anugerah yang luar biasa. Musim memiliki kekuatan untuk mengangkat dan membebaskan kita. Musik juga membuat orang bebas untuk bermimpi dan juga menyatukan kita untuk menyanyi dalam satu suara. Nilai yang begitu besar dari musik." Mandela sering menyanyikan lagu-lagu tradisional Afrika Selatan untuk menyemangati teman-temannya semasa di penjara. 
  86. Pada tahun 2003, Mandela menjadi host dalam konser pertama 46664, yang diberi nama dari nomor napi nya dulu. Konser tersebut dilangsungkan di Green Point Stadium di Cape Town. Konser tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya HIV/AIDS di Afrika Selatan. 
  87. ANC dicap sebagai organisasi teroris di bawah pemerintahan presiden Amerika Seritat Ronald Reagan. Mandela sendiri secara teknis ada dalam daftar pengawasan teroris milik Amerika hingga 2008. 
  88. Mandela dekat dengan salah satu presiden Amerika Serikat, Bill Clinton karena pernah berbagi kantor. Clinton mengatakan bahwa Mandela sering kali bertanya tentang Hillary dan Chelsea Clinton, dan ia juga sering menanyakan Chelsea tentang pekerjaan rumahnya melalui telepon. 
  89. Mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama menyebut Mandela "Raksasa dalam Sejarah" dalam pidatonya saat pemakaman Mandela pada tahun 2013. 
  90. Mandela bertemu dengan Michelle Obama saat kunjungan istri Barack Obama tersebut ke Afrika Selatna di tahun 2011. 
  91. Setelah anak laki-lakinya meninggal karena komplikasi berbagai penyakit yang disebabkan oleh HIV/AIDS, Mandela terjun untuk memerangi stigma mengenai penyakit tersebut. Saat mengumumkan kematian anaknya, ia berkata "Mari kita mempublikasikan HIV/AIDS dan tidak menyembunyikannya, karena hanya dengan cara itu maka penyakit itu menjadi terlihat normal seperti TBC, kanker, dan membuat orang-orang berani berkata bahwa seseorang meninggal karena HIV/ADIS." 
  92. Di tahun 2007, Mandela membantu mendirikan Elders, sebuah grup pemimpin-pemimpin global yang mempromosikan perdamaian dan hak asasi manusia ke seluruh dunia. Anggota-anggota dari grup itu antara lain mantan presiden Amerika Jimmy Carter, mantan jendral sekretaris PBB Ban Ki-moon, dan mantan jendral sekretaris PBB Kofi Annan. 
  93. Mandela tampil di publik untuk terakhir kalinya saat upacara penutupan Piala Dunia 2019 pada usia 92 tahun. Final tersebut mempertemukan Spanyol dan Belanda dengan Spanyol keluar sebagai juara dunia. 
  94. Di tahun 2004, Mandela yang berusia 85 tahun mengatakan bahwa ia "pensiun dari pensiun," dengan mengundurkan dari dari kehidupan publik dan yayasannya untuk menghabiskan tahun-tahun terakhir dalam hidupnya bersama dengan sang istri. 
  95. Mandela membantu mempopulerkan Kaos Madiba, kaos warna-warni yang terbuat dari sutra tradisional. 
  96. Pada tanggal 5 Desember 2013, Nelson Mandela meninggal di rumahnnya di Afrika Selatan karena infeksi paru-paru. 
  97. Upacara memorial Mandela dilangsungkan di First National Bank Stadium di Johannesburg. Upacara tersebut dihadiri oleh keluarga, para pemimpin Afrika Selatan, dan lebih dari 91 kepala negara. 
  98. Upacara memorial juga dilangsungkan di Washington, D.C., Abu Dhabi, dan London. 
  99. Pada bulan November 2009, PBB mendeklarasikan bahwa 10 Juli -- tanggal ulang tahun Mandela -- sebagai Hari Mandela sebagai penghormatan atas konstribusinya untuk perdamaian dunia. 
  100. Banyak orang Afrika Selatan yang menganggap Mandela sebagai "mkhulu," yang berarti kakek dalam bahasa Zulu. 

 

Share    

Hot Article

IDWS Promo

IDWS Event